RAIH KEMENANGAN KLIK DI SINI

Minggu, 10 Juli 2011

Iptek : Temuan Jamur Bercahaya dalam Gelap di Brasil

Minggu, 10 Juli 2011

RUSWANTO ADI PRADANA ONLINE

Iptek

Temuan Jamur Bercahaya dalam Gelap di Brasil

Mycologia/"prlm"

SAN FRANCISCO, (PRLM), RUSWANTO ADI PRADANA ONLINE - Jamur yang bisa bercahaya dalam gelap telah ditemukan di hutan hujan Brasil, jamur unik ini belum pernah terlihat sejak tahun 1840. Jamur berpendar ini ditemukan ilmuwan Dennis Desjardin dan tim dari San Francisco State University pada tahun 2009.

Mereka telah mengumpulkan spesimen baru tersebut dan diklasifikasikan sebagai Neonothopanus gardner; temuan mereka dipublikasikan dalam jurnal Mycologia, Jumat (8/7).

Para peneliti berharap studi yang lebih cermat pada jamur ini dan kerabatnya yang bersinar, di seluruh dunia akan membantu menjawab pertanyaan tentang bagaimana dan mengapa beberapa jamur bisa bercahaya.

Neonothopanus gardner terakhir terlihat pada tahun 1840 ketika ahli botani Inggris George Gardner melihat anak laki-laki bermain dengan benda bersinar yang disebut 'flor-de-coco'.

Untuk menangkap cahaya hijau dari jamur itu, Dr Desjardin dan mitra dari Brazil, Dr. Cassius Stevani, harus keluar malam dan menyusuri hutan, sambil berjaga-jaga dari serangan ular beracun dan jaguar. (Aya/A-88)***

Source : pikiran-rakyat.com, Minggu, 10 Juli 2011

Astronot Periksa Pelindung Pesawat Atlantis

Minggu, 10 Juli 2011

RUSWANTO ADI PRADANA ONLINE

Astronot Periksa Pelindung Pesawat Atlantis

FLORIDA, (PRLM), RUSWANTO ADI PRADANA ONLINE - Astronot-astronot pesawat ulang-alik antariksa Amerika Atlantis pada hari pertama misi mereka di antariksa memeriksa lapisan pelindung panas pada pesawat ulang-alik itu untuk melihat apakah ada kerusakan saat peluncuran.

Badan Antariksa Amerika (NASA) mengatakan, inspeksi yang dilakukan hari Sabtu itu merupakan persiapan untuk bergabung dengan Stasiun Antariksa Internasional hari Minggu.

NASA mengatakan awak Atlantis yang beranggota empat orang itu menggunakan lengan robot Atlantis yang dilengkapi kamera pada ujungnya agar bisa melihat dari dekat.

Pakar-pakar di Bumi akan memeriksa foto-foto itu untuk memastikan pelindung panas masih berada dalam kondisi yang baik.

Inspeksi itu merupakan prosedur standar. Tahun 2003, pesawat ulang-alik Columbia hancur ketika masuk kembali ke atmosfir Bumi akibat kerusakan pada saat peluncuran.

Atlantis melakukan penerbangan ke-135 dan terakhir dari program pesawat ulang-alik Amerika yang berusia 30 tahun itu. Awak pesawat ulang-alik membawa pasokan, suku cadang dan eksperimen sains dalam misi 12 hari itu.(voa/A-147)***

Source : pikiran-takyat.com, Minggu, 10 Juli 2011

Sabtu, 09 Juli 2011

Teknik, Pertanian, Sains untuk Majukan Ekonomi

Sabtu, 9 Juli 2011

RUSWANTO ADI PRADANA ONLINE

91 Tahun Pendidikan Teknik

Teknik, Pertanian, Sains untuk Majukan Ekonomi

Didit Putra Erlangga Rahardjo | Kistyarini | Sabtu, 9 Juli 2011 | 13:15 WIB

Mendiknas M Nuh.(KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN)***

TERKAIT:

BANDUNG, RUSWANTO ADI PRADANA ONLINE - Menteri Pendidikan Nasional, Muhammad Nuh, dalam orasi ilmiahnya di Institut Teknologi Bandung, Sabtu (9/7/2011), mengatakan ada tiga disiplin ilmu yang harus didorong jumlah mahasiswanya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi bangsa.

Mahasiswa teknik pada dasarnya adalah orang yang optimis dan berorientasi dalam memecahkan masalah. Oleh karena itu, seharusnya tidak ada orang berlatar belakang teknik tetapi menyerah pada keadaan.

Dikatakannya, ketiga disiplin ilmu itu adalah teknik, pertanian, dan sains.

Dia menerangkan bahwa mahasiswa teknik pada dasarnya adalah orang yang optimis dan berorientasi dalam memecahkan masalah. Oleh karena itu, seharusnya tidak ada orang berlatar belakang teknik tetapi menyerah pada keadaan.

Dia melanjutkan, perguruan tinggi secara umum juga berkontribusi kepada perbaikan ekonomi bangsa. Tugas pemerintah adalah untuk meningkatkan jumlah mahasiswa dengan cara meningkatkan kapasitas perguruan tinggi yang ada maupun mendirikan perguruan tinggi baru.

"Sudah sangat jelas hubungan lama sekolah dengan perbaikan ekonomi. Semakin tinggi jumlah mahasiswanya, semakin tinggi penerimaan domestik bruto-nya," lanjut Nuh.

Dalam master plan percepatan dan perluasan ekonomi Indonesia, jurusan teknik saat ini memiliki anggaran Rp 225 triliun, diprediksikan mendapat dana Rp 576 triliun pada 2015 dan puncaknya Rp 1.360 triliun pada 2025.

Jumlah pada tahun 2025 setara dengan APBN Indonesia tahun 2011. Dengan limpahan anggaran seperti itu, angka partisipasi kasar yang menjadi indikator partisipasi perguruan tinggi secara umum harus ditingkatkan dari 26,34 persen pada 2011, menjadi 33 persen pada 2015, dan 53 persen pada 2025. (Kompas.com)***

Source : Kompas.com, Sabtu, 9 Juli 2011

Ada 2 Komentar Untuk Artikel Ini.

·

Tumus Yalanidi

Sabtu, 9 Juli 2011 | 15:16 WIB

Sebenarnya sekolah pertanian di negeri kita ini sangatlah penting. hanya saja pemerintah kita tidak peka terhadap mereka. contoh. daerah penghasil beras dijadikan pabrik. singkong untuk bahan bakar tidak ada kelanjutannya. mustinya di tiap2 daerah yang subur jangan dijadikan pabrik. tapi dijadikan per contohan pertanian. kan Allah sudah menyediakan medianya , gimana kita mengolahhnya. tongkat dan kayu jadi tanaman salam

Tanggapi Komentar

·

mochamad-hilman sukagalih

Sabtu, 9 Juli 2011 | 14:08 WIB

sekolah pertanian bernasib buruk dgn petani,kurang diperhatikan bahkan banyak yg ditutup,klo pun masih ada peminat kurang

Tanggapi Komentar

Misi Ulang-Alik : Daftar 10 Penumpang Bukan Manusia

Sabtu, 9 Juli 2011

RUSWANTO ADI PRADANA ONLINE

Misi Ulang-Alik

Daftar 10 Penumpang Bukan Manusia

Yunanto Wiji Utomo | Tri Wahono | Jumat, 8 Juli 2011 | 20:21 WIB

Pesawat ulang alik Atlantis bersiap menyambut peluncuran terakhirnya yang direncanakan Jumat (8/7/2011) dari Kennedy Space Center, Florida, AS. (NASA/Kim Shiflett)***

TERKAIT:

KOMPAS.com, RUSWANTO ADI PRADANA ONLINEPesawat ulan-alik Atlantis akan diluncurkan Jumat (6/7/2011) dari Kennedy Space Center di Florida, Amerika Serikat. Peluncuran akan dilakukan pukul 22.26 WIB, sementara misi akan berlangsung selama 12 hari. Sebanyak 4 astronot akan terlibat dalam misi yang sekaligus menjadi misi pesawat ulang-alik NASA terakhir.

Dalam 30 tahun dan 134 misi, banyak peran yang dijalankan pesawat ulang-alik, di antaranya membantu meluncurkan tiga wahana antariksa besar meliputi Hubble, Compton Gamma Ray Observatory, dan Chandra-X Ray Observatory, misi mempelajari Planet Venus dan Yupiter, serta mengirimkan total 350 astronot.

Di balik hal populer yang dilakukan pesawat ulang-alik, termasuk pengiriman iPhone 4 ke luar angkasa dengan Atlantis kali ini, ternyata banyak peran yang belum begitu dikenal, di antaranya ternyata ada penumpang-penumpang selain manusia yang juga ikut terbang.

Seperti dimuat di versi online Wired berikut penumpang-penumpang teraneh itu:

1. Katak

Katak betina dibawa dalam misi Endeavour pada September tahun 1992. Tujuannya adalah melihat pengaruh kondisi mikrogravitasi terhadap perkembangan berudu. Separuh telur yang dihasilkan katak betina itu ditaruh dalam sentrifugasi untuk simulasi lingkungan normal, sementara separuhnya dibiarkan. Hasilnya, semuanya tumbuh normal tetapi berudu yang dibiarkan dalam kondisi mikrogravitasi kesulitan menemukan permukaan air saat kembali ke Bumi.

2. Tupai

Dua tupai dibawa dalam misi Challenger bulan Mei, 1985. Setiap tupai dinamai No 3165 and No. 384-80 dan dibawa untuk mengetahui pengaruh kondisi mikrogravitasi pada perilaku makan. Hasilnya, dalam kondisi mikrogravitasi, tupai menjadi sering ngantuk dan kehilangan nafsu makan.

3. Sperma bulu babi

Sperma ternyata bergerak lebih cepat di kondisi mikrogravitasi. Hal itu diketahui saat NASA membawa sperma bulu babi ke antariksa. Sperma hewan itu dibawa lewat misi Atlantis pada tahun 1997.

4. Ikan transparan

Ikan transparan berjenis Medaka dibawa dengan pesawat ulang-alik Columbia tahun 1984. Ikan-ikan itu bernama Genki, Cosmo, Miki, dan Yume. Di luar dugaan, ternyata ikan-ikan itu bisa bereproduksi dan menghasilkan anakan banyak. Peneliti berharap, berdasarkan hasil ini nantinya manusia bisa mengembangbiakkan ikan di antariksa.

5. Telur ngengat

Telur ngengat dibawa dalam misi Endeavour tahun 1994. Hasil penelitian dengan ngengat menunjukkan bahwa hidup ngengat lebih pendek dan steril.

6. Cacing

Bereksperimen dengan cacing yang dibawa dalam misi Columbia tahun 2003, astronot berhasil mengembangbiakkan cacing. Ini membuktikan bahwa penggunaan nutrisi sintetis berhasil.

7. Lebah madu

Sebanyak 3.000 lebah madu dibawa dengan pesawat ulang-alik Challenger tahun 1984. Hasilnya, di antariksa ternyata lebah madu juga berhasil membangun sarang yang tebal dan tak kalah menariknya dibandingkan dengan di Bumi.

8. Ubur-ubur

Sebanyak 2.478 ubur-ubur dibawa dengan pesawat ulang-alik Columbia dalam misi tahun 1991. Selama sembilan hari misi, polyp dari ubur-ubur berhasil tumbuh ke tahap hidup selanjutnya yang disebut ephyrae.

9. Tikus

Berdasarkan hasil yang diperoleh dari eksperimen tikus yang dibawa dengan pesawat ulang-alik Columbia tahun 1998, tikus yang berkembang di kondisi mikrogravitasi punya otak yang kurang berkembang, otot yang menyusut, dan kesulitan memperbaiki tulang yang rusak.

10. Cumi-cumi

Cumi-cumi dibawa dalam misi Endeavour terakhir tahun ini untuk mempelajari bakteri yang hidup di permukaannya. Salmonella, jenis bakteri itu, berubah tiga kali lebih mematikan setelah kembali dari antariksa.(Kompas.com)***

Source : Kompas.com, Jumat, 8 Juli 2011