RAIH KEMENANGAN KLIK DI SINI

Selasa, 13 Juli 2010

KEMBAR SIAM : Nabila-Nayla Dipisahkan

KEMBAR SIAM

Nabila-Nayla Dipisahkan

JAKARTA - Tim dokter RS Cipto Mangunkusumo memisahkan Nabila Keysa Qurotuayun dan Nayla Ashari Qurotuayun, Selasa (8/6). Dokter masih mengawasi secara intensif hasil operasi pemisahan bayi kembar dempet perut dan dada hingga masa kritis berakhir hari Kamis ini. Bayi kembar ini adalah anak kedua dan ketiga pasangan Imam Khudlori-Ratri, lahir di Jakarta, 3 Juli 2009. ”Pemisahan ini tingkat kesulitannya cukup tinggi karena posisi jantung tidak normal,” kata dr Mulyadi, dokter spesialis jantung anak, Rabu.

Operasi Nabila berlangsung sekitar tujuh jam, sementara Nayla menjalani operasi lebih dari sembilan jam karena kondisinya lebih rawan dibanding Nabila.

Ketua Tim Pemisahan Bayi Kembar Siam RSCM dr Bambang Supriyatno mengatakan, semua fungsi organ tubuh pada kedua bayi diamati terus-menerus pasca-operasi pemisahan. Pengawasan intensif atas bayi kembar yang baru dipisahkan ini bakal dilakukan sampai tujuh hari setelah operasi. Masa kritis berlangsung dalam tiga hari.

Sebelum operasi pemisahan kemarin, dokter bedah plastik memasang penggembungan jaringan (tissue expander) untuk memperbanyak jaringan kulit di perut agar jaringan kulit cukup untuk menutup bekas pemisahan di perut. Penggembungan jaringan dibutuhkan karena bagian tubuh yang saling menempel ini cukup panjang, 34 sentimeter. Penggembungan jaringan dipasang pada 15 Februari.

Penggembungan jaringan pada Nabila sukses dan tumbuh seperti diharapkan. Namun, pada Nayla, terjadi infeksi sehingga tim dokter mengeluarkan alat itu. Pemasangan penggembungan jaringan kedua dilaksanakan 19 April dan kembali infeksi. Akhirnya, dokter mengambil jaringan kulit dari paha Nayla untuk menambah kulit di perutnya.

Dokter juga menemukan lubang 2 mm pada bilik jantung Nayla. Lubang ini sementara dibiarkan dan baru bisa diambil tindakan medis pada usia dua tahun atau setelah Nayla berbobot sekitar 10 kg. Penutupan lubang pada jantung tidak memerlukan operasi. Kemarin, dokter memasukkan susu untuk mengetes kerja pencernaan kedua bayi. (ART/Kompas)***

Sumber : Kompas, Kamis, 10 Juni 2010 | 05:36 WIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar